TEMPAT WUDHU

Tempat wudhu dan toilet, merupakan bagian yang krusial atau kritis pada sebuah masjid/ mushalla. Masjid Jabal Arafah memiliki tempat wudhu, yang dirancang sedemikian rupa; baik jumlah, fungsi, maupun pilihan material terbaik. Penataan dengan mempertimbangkan jumlah pengguna serta arus pergerakan jamaah. Sehingga semuanya dapat berfungsi dengan nyaman, meskipun digunakan secara penuh, -misalnya menjelang shalat Jumat. Demikian juga air bersih yang mengalir, cukup memadai karena dukungan tangki penyimpanan yang ada. Aspek penerangan ruang wudhu dan toilet senantiasa terjaga fungsinya. Selain dengan sirkulasi dan ventilasi yang besar, apabila ada lampu yang putus, maka petugas segera mengganti dari sediaan yang ada.

TOILET

Lokasi toilet (WC dan urinoir), meskipun menjadi satu area dengan tempat wudhu, namun penempatannya sudah dirancang agar, area yang akan dilalui setelah wudhu, tidak terganggu kebersihannya, dengan yang baru selesai berhadas kecil/ hadas besar. Hal itu ditambah lagi dengan kesiapan petugas yang terus-menerus membersihkan lantai, dan tersedianya kain keset penyerap kaki basah, sehingga pada saat tiba di area utama masjid, tidak membawa/ meninggalkan jejak basah pada lantai dan karpet. Bahkan, kanak-kanak dan balita pun senang belajar berwudhu bersama orangtua atau kakaknya. Kebersihannya, nyaris tidak ada lantai basah, bahkan aroma ‘kurang sedap’ pun, tak terasa.