Apabila kita bepergian –apakah dengan menggunakan pesawat, kereta-rel, bus, feri, taksi, biasanya selalu ada tempat untuk melaporkan apabila terjadi kehilangan sesuatu bawaan; tas, dompet, hape, laptop, kunci kendaraan, ataupun yang lainnya. Di terminal bandara, di stasiun, di terminal bus, mudah ditemukan suatu tempat atau ruangan dengan tulisan yang mencolok LOST AND FOUND. Artinya kira-kira; Hilang dan Temukan. Di tempat ini, kita dapat menanyakan apakah barang yang hilang ada tersimpan di tempat itu. Dengan perifikasi petugas, kalau benar maka barangnya akan diserahkan –dengan mengisi buku tanda terima penyerahan barang.
Masjid Jabal Arafah, sebagai tempat yang selalu ramai dikunjungi jamaah yang melakukan shalat fardhu, mengikuti pengajian/ majelis taklim, mengunjungi perpustakaan, rekreasi bersama keluarga, menaiki tower/ menara, bersantai di cafetaria, kerap mendapati ada barang jamaah serta pengunjung yang tertinggal. Karena itu, manajemen Masjid Jabal Arafah (MJA) telah menyediakan tempat LOST AND FOUND menjadi satu dengan tempat penitipan sepaatu/barang di lantai dasar, tepatnya dibawah tangga utama. Kepada siapa saja yang pernah barangnya tertinggal, apakah jam tangan, kacamata, atau lainnya, dapat menanyakan langsung kepada petugas yang ada. Setelah diperifikasi dan dilakukan pencatatan, maka barang tersebut akan diserahkan kepada pemiliknya.
Untuk alasan ketertiban dan keamanan serta kenyamanan pengunjung dan jamaah, manajemen juga memasang beberapa kamera cctv, serta selalu menempatkan petugas security dan maupun petugas kebersihan, petugas parkir, yang semuanya itu untuk memberikan rasa nyaman dan aman selama berada di Masjid Jabal Arafah Batam.