ZAKAT, satu kata yang, sudah lebih seribu tahun keberadaan, dan makna, serta penerapannya. Arti ZAKAT, berasal dari kata ZAKA, artinya TUMBUH, BERKEMBANG, SUBUR, atau BERTAMBAH seperti dalam ayat Al-Qur’an Surah (Q.S 9, At Taubah: 103 dan QS 30, Ar Rum: 39).

Demikian banyak sumber -yang dapat dan mudah diakses, untuk mengetahui dan memahami tentang segala sesuatu berkaitan dengan ZAKAT. Apakah melalui buku bacaan, melalui para Ustadz/ Guru, melalui lembaga amil zakat terdekat, bahkan melalui akses internet. Misalnya melalui pusat.baznas.go.id ,  melalui Lembaga Amil Zakat di daerah setempat, misalnya; baznasbatam.blogspot.com , melalui buku bacaan, misalnya Buku Pedoman Zakat, Buku Panduan Zakat dan masih banyak lagi cara lainnya. Salah satunya, melalui brosur dalam format JPEG/ PDF, dapat dibuka di sini.

Sering kita dengar tentang berbagai jenis zakat, misalnya zakat fitrah -yang sudah pasti adanya di bulan Ramadhan menjelang Idul Fitri. Zakat harta atau maal, yang harus dikeluarkan setelah memenuhi ketentuan. Dan zakat profesi, yang kadang masih diperdebatkan. Dan masih ada lagi jenis zakat yang lain.

Kita juga mungkin pernah, bahkan sering mendengar, ada orang yang menyerahkan zakat dengan cara langsung -sendiri kepada orang yang tak berpunya. Ada pula yang berzakat harta/ maal melalui lembaga amil zakat; dalam jumlah jutaan, puluhan, bahkan ratusan juta rupiah.

Kita semua tentu berharap, seiring waktu, masyarakat Indonesia akan terus meningkat kepandaian dan kesejahteraannya. Orang yang fakir, miskin, kesusahan, akan semakin berkurang jumlahnya, dan orang yang berzakat karena mengharap ridho Allah swt, semakin banyak dan besar jumlahnya. Dan tentu saja potensi yang besar itu harus dikelola dengan sebaikbaiknya.Baik penerimaannya, maupun penyalurannya.

Masjid Jabal Arafah (MJA) Batam, sejak difungsikan tahun 2012/ 1433 H, langsung merintis dan menyusun pengurus LAZ MJA. Hal ini dikarenakan dengan dua pertimbangan. Pertama, banyaknya masyarakat yang ingin menyerahkan/ membayarkan zakat fitrah pada bulan Ramadhan tahun itu, dan membayarkan fidyah -pengganti hari puasa yang ditinggalkan, serta ingin membayarkan zakat harta/ maal. Di saat yang hampir bersamaan, banyak warga masyarakat tak mampu, dari Batam dan pulau-pulau sekitar/ hinterland -yang memohon dapat diberikan zakat fitrah, infaq-shadaqah.

Alhamdulillah, setiap tahun terjadi peningkatan penerimaan zakat, infaq dan shadaqah.

Saat ini, LAZ MJA terus meningkatkan layanan kepada para muzzaki atau donatur yang menyerahkan zakatnya melalui MJA. Selain program jemput zakat, misalnya, LAZ MJA juga memiliki lima jenis penyaluran zakat; Batam Cerdas, Batam Taqwa, Batam Peduli, Batam Sejahtera, dan Batam Sehat.

Untuk pendistribusian dan pemberian bantuan dana zakat kepada mustahiq (yang berhak menerima zakat), juga telah dibuat suatu cara atau sistem alur, misalnya termasuk juga pengecekan identitas, cek ke alamat, keterangan tertulis dari perangkat desa, sehingga bantuan yang diberikan benar-benar tepat sasaran dan bermanfaat.

Selanjutnya, terlampir juga tabel penerimaan LAZ-MJA, yang seterusnya akan selalu dimunculkan daftar bulan berjalan dan daftar bulan sebelumnya.

“Mencari ilmu/ pengetahuan itu, ibarat memasuki sebuah ruangan yang gelap gulita. Maka, bertanya, itu adalah kunci masuk dan penerangnya”

“Hidup ini -kalau bisa, senang dan tenang. Bukan sekedar senang, tapi selalu risau-gelisah”.

Untuk informasi detail berupa tabel dapat diunduh (berupa file .pdf), pada: Tabel Salur LAZ & Penerimaan LAZ.